Umbul Pasiraman Tamansari, Tempat Mandi Perempuan Keraton
Posted on | June 9, 2011 | 1 Comment
Tamansari adalah taman kerajaan atau pesanggrahan milik Kasultanan Yogyakarta. Kompleks Taman Sari terbagi menjadi empat bagian; danau buatan di sebelah barat, pemandian Umbul Pasiraman di sebelah selatan danau, Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati serta bagian sebelah timur yang meluas sampai tenggara kompleks Magangan.
Umbul Pasiraman atau ada juga yang menyebutnya Umbul Binangun atau Umbul Winangun merupakan kolam pemandian bagi Sultan, permaisuri, selir serta para putri-putri keraton.
Kompleks ini dikelilingi oleh tembok yang tinggi. Di kompleks bangunan kuno yang menjadi lokasi pemotretan sampul Kabare edisi Juni 2011 ini terdapat tiga buah kolam yang dihiasi mata air berbentuk jamur. Di sekeliling kolam terdapat pot bunga raksasa. Selain kolam juga terdapat bangunan di sisi utara dan di tengah sebelah selatan. Bangunan di sisi paling utara merupakan tempat istirahat dan berganti pakaian bagi para puteri dan istri (selir). Di sebelah selatannya terdapat sebuah kolam yang disebut dengan nama “Umbul Muncar”. Sebuah jalan mirip dermaga menjadi batas antara kolam ini dengan sebuah kolam di selatannya yang disebut dengan “Blumbang Kuras”.
Di selatan Blumbang Kuras terdapat bangunan dengan menara di bagian tengahnya. Di selatan bangunan tersebut terdapat kolam Umbul Binangun, sebuah kolam pemandian yang dikhususkan untuk Sultan dan permaisurinya saja. Pada zamannya, selain Sultan, hanyalah para perempuan yang diizinkan untuk masuk ke kompleks Tamansari. Hal ini karena semua perempuan (permaisuri, selir dan para putri sultan) yang masuk ke dalam Tamansari harus lepas baju (telanjang).
Singgih Wahyu N; Foto: Budi Prast.
Comments
-
Fajar Setyo Hartono























